Tragis! Angka Kematian di Gaza Mencapai 38.000 Orang

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza akibat serangan Israel telah mencapai lebih dari 38.000 orang, menurut otoritas kesehatan yang dikelola oleh Hamas. Dalam waktu 24 jam terakhir, tentara Israel telah menewaskan 58 orang dan melukai 179 lainnya, sehingga total korban tewas menjadi 38.011 orang dan korban luka-luka mencapai 87.445 sejak konflik antara Palestina dan Israel pecah pada awal Oktober 2023.

Otoritas kesehatan menyatakan bahwa masih banyak korban yang terperangkap di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, tanpa bisa dijangkau oleh ambulans atau kru pertahanan sipil. Mereka juga mengungkapkan bahwa operasi di beberapa departemen di Kompleks Medis Nasser terhenti karena kekurangan bahan bakar untuk generator, dan meminta bantuan segera dari lembaga-lembaga internasional untuk menyediakan bahan bakar yang diperlukan.

Dalam pernyataan terpisah, otoritas kesehatan memperingatkan bahwa generator listrik di satu-satunya rumah sakit utama yang tersisa di Khan Younis dan Rafah akan berhenti beroperasi dalam beberapa jam mendatang karena kurangnya bahan bakar. Serangan besar-besaran Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza sebagai balasan atas serangan Hamas di perbatasan selatan Israel pada 7 Oktober 2023 telah menimbulkan korban jiwa yang sangat besar, dengan sekitar 1.200 orang tewas dan sekitar 250 orang lainnya disandera.

Situasi ini semakin memburuk dan membutuhkan intervensi segera dari komunitas internasional untuk menghentikan pertumpahan darah dan memberikan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan bagi warga Palestina yang terluka dan terlantar. Semua pihak harus bekerja sama untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan dan mengakhiri kekerasan yang telah merenggut begitu banyak nyawa ini. Semoga ada solusi damai yang dapat ditemukan dan membawa kedamaian bagi rakyat Palestina dan Israel.